Membangun Jembatan, Menciptakan Kesempatan!
Terinspirasi oleh Sang Pembangun Jembatan, kami tergerak untuk meneruskan cita dan asa beliau
Sang Pembangun Jembatan
Franciscus Xaverius Seda
"Terlahir di Nusa Bunga, Frans Seda ditakdirkan menjadi Sang Pembangun Jembatan!"
Franciscus Xaverius Seda atau biasa dikenal dengan Frans Seda, lahir di Pulau Flores pada tahun 1926. Ketika meninggal dunia pada usia 83 tahun pada tahun 2009, Frans Seda dikenang karena berbagai prestasinya dalam hidup sebagai politisi, menteri (empat kali), diplomat, penasihat presiden, pengusaha sukses, aktivis Gereja Katolik, Rektor universitas. Dekan fakultas ekonomi, dan pendiri Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya di Jakarta –universitas Katolik pertama di dunia yang didirikan oleh awam– sekaligus fakultas ekonomi universitas ini. Sebagian pendidikannya disekolahkan di sekolah-sekolah Belanda: MULO di Muntilan dan HBS di Surabaya, serta Universitas Tilburg tempat ia lulus pada tahun 1956.
Pada tahun 2012, anggota Persaudaraan Mahasiswa Tilburgs I.K.S. dimana Frans Seda menjadi salah satu anggotanya, mendirikan Frans Seda Foundation untuk memperingati hidup dan karya dari alm. Frans Seda. Tujuan keseluruhan dari Frans Seda Fouondation ini adalah untuk mempromosikan dan mengatur kegiatan akademis Indonesia-Belanda yang mempelajari, menyebarkan dan menerapkan filosofi Frans Seda dalam mengejar kebaikan bersama dan keadilan sosial global.
Setelah menerbitkan biografi Frans Seda, kini kami menyelenggarakan berbagai program dan kegiatan untuk meneruskan semangat mendiang Frans Seda, “membangun jembatan, menciptakan peluang”.
Kenali
Frans Seda Foundation
"Terinspirasi oleh dedikasi sepanjang hayat Frans Seda, yayasan ini dirintis dengan mengabadikan nama beliau..."
Nama “Frans Seda Foundation” diambil dari nama negarawan Indonesia Frans Seda (1926-2009). Yayasan ini terinspirasi oleh komitmen seumur hidupnya terhadap hubungan nasional dan internasional yang seimbang, non-diskriminatif dan saling menghormati. Frans Seda adalah seorang pembangun jembatan antar pulau, agama dan bangsa.
Melalui program-program terfokus seperti beasiswa, studi, pendanaan riset, dan seminar, Frans Seda Foundation bercita-cita untuk menciptakan peluang bagi para pemimpin muda berbakat dari Indonesia dan Belanda untuk memahami tantangan-tantangan yang diakibatkan oleh perbedaan latar belakang sosial, agama dan ekonomi.
Frans Seda Foundation berupaya memfasilitasi kondisi yang diperlukan untuk memungkinkan terjadinya perdebatan berkualitas tinggi sehingga kerja sama timbal balik dapat mengarah pada sinergi dan jawaban bernilai tambah terhadap tantangan yang dihadapi kedua negara dalam bidang ekonomi politik, transformasi sosial, dan keadilan sosial.
VISI
Membangun jembatan bagi kesetaraan, dengan menciptakan peluang bagi sesama dan mempromosikan keadilan sosial
MISI
Merawat, mengembangkan dan menyebarkan berbagai pemikiran alm. Frans Seda (diskusi, seminar, memorial lecture dll)
MISI
Mengembangkan kemitraan dalam bidang pendidikan (kerja sama riset, dll)
MISI
Mengembangkan program untuk pengembangan orang muda (innovation lab, fellows project, dll)
Nilai Inti
Frans Seda Foundation
Butuh kalimat pengantar bahwa karena value ini lah frans seda foundation bertahan
Bela Rasa
Keteladanan Frans Seda dalam semangat bela rasa dapat dilihat dari sikap empati, solidaritas, murah hati, keberpihakan pada yang kecil, lemah, miskin, terlantar, dan terpinggirkan, serta kegigihannya untuk mewujudkan kesetaraan dalam masyarakat baik secara langsung, maupun melalui jembatan kebijakan, maupun berbagai kesempatan yang sama yang diciptakan untuk semua orang.
Kemanusiaan
Frans Seda adalah tokoh yang membangun jembatan atas nama kemanusiaan yang dengan dasar imannya hendak berjuang membangun jembatan demi pemuliaan kemanusiaan dan kebaikan bersama sebagai bangsa Indonesia.
Kemanusiaan dan moralitas menjadi ungkapan iman dan identitas Frans Seda yang diwujudkannya secara konkret dengan mengedepankan keutamaan otentik, yakni berdisiplin, jujur, tidak korup, bekerja keras, kecintaan kepada Tanah Air, serta keterlibatan dalam usaha mengentaskan sesama dari kesulitan hidup yang dalam praksisnya mengindahkan suara hati.
Kemitraan
Frans Seda pada hakikatnya adalah jembatan komunikasi. Lewat kiprahnya di berbagai medan dan zaman, ia telah menjadi jembatan yang melintasi batas-batas suku, organisasi, agama, golongan, pulau, negara, dan bangsa. Sepanjang hidupnya, Frans Seda senantiasa mengutamakan prinsip untuk terus membangun kerja sama yang sinergis dan strategis dalam rangka menciptakan kesetaraan di dalam masyarakat.
Pemberdayaan
Semasa hidupnya, Frans Seda adalah seorang yang praktis dengan gagasan cemerlang mengenai pengentasan kemiskinan pada tingkat makro dan mikro.
Ia mengandalkan kepemimpinan dan passion pada martabat kemanusiaan dan menerjemahkan perjuangannya ke dalam politik kesejahteraan bersama atau common good (bonum communae) supaya berdampak kepada kualitas kehidupan. Artinya, untuk mencapai kesejahteraan itu, setiap individu perlu diberdayakan.
ANBI Name:
Stichting Frans Seda Foundation
Phone: +31 (0) 2 35 64 15 54
K.v.K. 54706599
RSIN: 851410017
"I will remain active to the end because many people are still living in poverty,"
- Frans Seda
Board of Trustees
Dolf Huijgers
Chairman
Prof. Dra. Francisia Saveria Sika Seda, MA., Ph.D.
MemberBoard of Executive
Stefanus Ginting
Managing Director
Yosef Djakababa, Ph.D.
Pengawas
V. Ardi Purnamaningtyas
Direktur Eksekutif
Putri Ira Chaerani Dompas
Bendahara
Willem L. Turpijn
Secretary / Head of Operations
A.C. Mahendra K. Datu
Anggota
Asmin Fransiska
Anggota
Benedictus Hari Juliawan
Anggota
Indro Adinugroho
Anggota
M.M. Lanny W Pandjaitan
Anggota
Mikhael Dua Tengangatu
Anggota
Mohamad Syafi Alielha (Savic Ali)
Anggota
Rikard Bagun
Anggota
Theodorus Wiryawan
Anggota
Totok Amin Soefijanto
Anggota
Yuda Turana
Anggota
Pendirian Perkumpulan Gagasan dan Semangat Frans Seda
Untuk semakin memantapkan gerak langkah Frans Seda Foundation, pada tahun 2024 didirikanlah Perkumpulan Gagasan dan Semangat Frans Seda sebagai badan hukum yang menaungi Frans Seda Foundation di Indonesia dengan Anggota Pendiri sebagai berikut:
A.C. Mahendra K. Datu
Anggota
Asmin Fransiska
Anggota
Benedictus Hari Juliawan
Anggota
Indro Adinugroho
Anggota
M.M. Lanny W Pandjaitan
Anggota
Mikhael Dua Tengangatu
Anggota
Mohamad Syafi Alielha (Savic Ali)
Anggota
Putri Ira Chaerani Dompas
Anggota
Rikard Bagun
Anggota
Stefanus Ginting
Anggota
Theodorus Wiryawan
Anggota
Totok Amin Soefijanto
Anggota
Willem Leonardus Turpijn
Anggota
Yanti
Anggota
Yosef Marcis DM Djakababa
Anggota
Yuda Turana
AnggotaKepengurusan Frans Seda Foundation Sebelumnya
Periode 2012-2015 | Periode 2015-2018 | Periode 2018-2020 | Periode 2020-2024
detailSecretariat in Indonesia
Willem L. Turpijn
Frans Seda Collection
Perpustakaan Unika Atma Jaya
Jalan Jenderal Sudirman 51 - Jakarta 12930
E: SecretariatFransSedaFoundation@gmail.com
P: +62-821-1083-1434
-
Secretariat in the Netherlands
Josefa Pielanen-Smit
Nieuwe Gracht 45-47
2011 ND Haarlem
-